TarbiyahPost.Com | JSCgroupmedia ~ Pada Jumat, 9 Januari 2026, sebuah peristiwa yang mengharukan terjadi di Sekolah Dasar Negeri 152982 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, bersama dengan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan jajaran TNI AD, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk meninjau kondisi pasca-bencana dan memberikan bantuan kepada siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Siswa dan Tenaga Pendidik SD Negeri 152982 Tukka Sambut Kasad TNI AD dengan Haru: Harapan Baru di Tengah Bencana
Kedatangan Kasad disambut dengan antusiasme luar biasa dari ratusan siswa dan para tenaga pendidik. Namun, di balik sorak sorai kegembiraan, ada perasaan haru yang menghinggapi suasana.
Siswa-siswa yang hadir tidak hanya menyambut dengan tepuk tangan, tetapi juga dengan doa dan harapan besar agar suara mereka didengar.
Salah seorang siswa kelas 6, Indra Prayoga, dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan harapannya agar kondisi sekolah mereka yang rusak akibat banjir dapat segera diperbaiki.
“Tolong Kami, Opung!” – Suara Harapan dari Siswa Tukka
Momen yang paling mengharukan dalam kunjungan tersebut adalah saat seorang siswa bernama Indra Prayoga, dengan wajah penuh air mata, meminta bantuan langsung dari Kasad TNI AD Maruli Simanjuntak.
Indra, yang masih duduk di bangku kelas 6, meluapkan perasaan kesedihannya, memohon agar Kasad menyampaikan pesan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar memperhatikan kondisi gedung sekolah mereka yang diterjang banjir bandang pada November 2025.
“Terima kasih telah memberikan tas ini kepada kami. Dan saya juga meminta pertolongan kepada opung dan Pak Prabowo, agar sekolah kami ini dibersihkan,” ujar Indra dengan suara bergetar, sambil mengusap air mata.
Ia menyatakan kerinduannya untuk kembali mengenakan seragam sekolah dan melanjutkan belajar bersama teman-teman, seperti yang biasa mereka lakukan sebelum bencana menerjang.
Sejak banjir melanda wilayah Tapanuli Tengah, aktivitas belajar di SD Negeri 152982 Tukka telah terganggu. Ruang kelas yang terendam lumpur, bangku-bangku sekolah yang rusak, dan fasilitas sekolah yang hancur membuat suasana belajar menjadi tidak kondusif.
Siswa-siswa yang sebelumnya penuh semangat menuntut ilmu kini terpaksa harus berjuang di tengah keterbatasan.
Indra, yang mewakili teman-temannya, menyampaikan keluhannya mengenai peralatan sekolah yang rusak parah. “Tolonglah Pak, tolonglah kami. Peralatan sekolahnya seperti bangku sekolah hancur semua, Pak,” kata Indra, sembari menahan tangis.
Dalam ungkapannya yang tulus, ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian lebih untuk pemulihan kondisi sekolah dan fasilitas yang rusak akibat bencana.
Tanggapan Kasad TNI AD: Fokus pada Pendidikan dan Cita-Cita
Menanggapi harapan besar siswa tersebut, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan dukungan moral dan motivasi kepada siswa-siswa SD Negeri 152982 Tukka.
Kasad TNI AD menekankan pentingnya pendidikan dan fokus belajar agar para siswa dapat meraih cita-cita mereka, meskipun dalam kondisi serba sulit akibat dampak bencana.
“Belajar yang rajin agar menjadi orang yang berguna bagi orangtua, nusa, dan bangsa,” ucap Maruli dengan tegas. Kata-kata Kasad ini mengandung pesan penting bahwa meskipun kondisi fisik sekolah tidak ideal, semangat untuk terus belajar dan berprestasi harus tetap dijaga.
Kasad TNI AD juga menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya untuk menyampaikan pesan tersebut kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar segera ada perhatian lebih untuk membantu memperbaiki fasilitas sekolah yang rusak.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu juga menyampaikan keluhan dan kebutuhan daerah terkait pemulihan pasca-bencana.
Bupati Masinton menjelaskan bahwa Tapanuli Tengah sangat membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk bantuan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih menutupi berbagai kawasan pasca-banjir, maupun dalam hal perbaikan sarana pendidikan yang rusak parah.
Banjir Bandang yang Meluluhlantakkan Tapteng
Banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Tengah pada 25 November 2025 silam menjadi bencana besar yang menghancurkan infrastruktur di daerah tersebut.
Sekolah-sekolah, rumah-rumah warga, serta fasilitas publik lainnya terendam banjir dan tertutup lumpur. SD Negeri 152982 Tukka menjadi salah satu sekolah yang paling terdampak.
Sebagai respons atas kondisi darurat ini, TNI AD telah menerjunkan puluhan personel untuk membantu proses pembersihan dan pemulihan fasilitas sekolah.
Meskipun demikian, pekerjaan besar masih diperlukan untuk mengembalikan sekolah ke kondisi yang layak untuk digunakan kembali. Proses pemulihan sarana dan prasarana sekolah diharapkan dapat berjalan secepat mungkin, sehingga para siswa dapat kembali bersekolah dengan aman dan nyaman.
Tanggap Darurat TNI: Pemberdayaan dan Pemulihan Bersama Rakyat
TNI Angkatan Darat, melalui jajaran Kasad Maruli Simanjuntak, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam membantu pemulihan pasca-bencana di Tapanuli Tengah.
Sejak bencana terjadi, TNI AD tidak hanya bergerak dalam bidang pertahanan, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah pengiriman alat berat dan personel TNI untuk melakukan pembersihan lumpur di sekitar SD Negeri 152982 Tukka dan fasilitas publik lainnya.
Selain itu, TNI AD juga memberikan bantuan langsung kepada korban bencana, seperti tas sekolah dan peralatan lainnya, sebagai dukungan agar anak-anak tetap semangat untuk melanjutkan pendidikan meskipun dalam situasi yang sulit.
“Kami butuh banyak alat berat untuk memulihkan, menggeser lumpur yang masih bertumpuk di lokasi bencana,” ujar Bupati Masinton Pasaribu, menambahkan pentingnya bantuan logistik untuk mempercepat proses pemulihan wilayah Tapanuli Tengah.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan bahwa masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya anak-anak, dapat segera kembali melanjutkan kegiatan belajar mereka dalam kondisi yang lebih baik.
Pekerjaan ini tentu saja memerlukan kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, yang siap membantu setiap langkah pemulihan.
Harapan untuk Masa Depan: Pendidikan yang Lebih Baik di Tapanuli Tengah
Kunjungan Kasad TNI AD Maruli Simanjuntak ke SD Negeri 152982 Tukka memberikan harapan baru bagi masyarakat Tapanuli Tengah, terutama para siswa yang merindukan suasana belajar yang nyaman.
Meskipun bencana telah menumbuhkan berbagai kesulitan, namun semangat untuk maju dan meraih cita-cita harus terus dikobarkan.
Dengan bantuan dan perhatian yang terus mengalir dari pemerintah pusat, TNI, dan berbagai pihak lainnya, diharapkan masa depan pendidikan di Tapanuli Tengah dapat lebih cerah.
Bencana boleh datang dan pergi, tetapi semangat untuk melanjutkan pendidikan dan membangun masa depan tetap harus diperjuangkan.
“Ke depan, mari kita bangkit bersama. Tapteng akan pulih, dan pendidikan harus terus berjalan demi masa depan anak-anak kita,” ujar Kasad TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengakhiri kunjungan kerja yang penuh makna tersebut.
Solidaritas dan Kerjasama untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Kunjungan kerja Kasad TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu merupakan contoh nyata dari solidaritas dan kerjasama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Meskipun di tengah kesulitan, semangat untuk menjaga pendidikan dan masa depan anak-anak Indonesia tetap harus menjadi prioritas utama.
Sebagai bangsa yang besar, kita harus terus mendukung pemulihan pasca-bencana dengan hati yang ikhlas dan penuh semangat.
Harapan dari anak-anak SD Negeri 152982 Tukka menjadi cerminan dari tekad kita semua untuk menjadikan pendidikan sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik, meski diterpa berbagai tantangan. | TarbiyahPost.Com | */Redaksi | *** |



oke