TarbiyahPost.Com | JSCgroupmedia ~ Semangat transformasi digital terus digaungkan di dunia pendidikan Kabupaten Belitung.

Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial yang semakin memengaruhi kehidupan remaja, pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, kreatif, dan bijak bermedia.

Komitmen itu diwujudkan melalui program “Media Center Goes to School” yang kali ini menyambangi SMP Negeri 1 Badau pada Kamis (7/5/2026). Program edukatif tersebut disambut antusias oleh para pelajar yang tampak penuh semangat mengikuti setiap materi yang disampaikan.

Sebanyak 27 siswa dan siswi mengikuti kegiatan yang berfokus pada peningkatan literasi media, pemanfaatan teknologi digital secara positif, hingga pengenalan dasar-dasar sinematografi dan editing video menggunakan smartphone.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi pelatihan biasa, tetapi juga menjadi ruang inspiratif bagi pelajar untuk memahami bahwa telepon genggam bukan hanya alat hiburan semata, melainkan juga media produktif untuk berkarya dan menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.

Pelajar Diajak Bijak Menggunakan Media Sosial

Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda. Namun di balik kemudahan akses informasi, terdapat pula tantangan besar berupa penyebaran hoaks, cyberbullying, konten negatif, hingga kecanduan digital.

Karena itu, program Media Center Goes to School dinilai sangat relevan untuk membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya etika dan kecerdasan digital sejak dini.

Kepala SMP Negeri 1 Badau, Sadirun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Diskominfo Belitung di sekolahnya.

Ia berharap para siswa benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan mengenai media dan perkembangan teknologi.

“Kepada anak bapak semua yang ada di sini, tolong nanti informasi yang kalian terima, ikuti dengan baik, karena kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang langka bagi kalian.

Pastikan bahwa kegiatan hari ini dapat menambah wawasan dan ilmu kalian terkait media,” ujar Sadirun di hadapan para peserta.

See also  Infinix Zero 5G 2023 Membuat Video Call Makin Lancar: Ciamik Bangets

Pernyataan tersebut disambut serius oleh para siswa yang tampak aktif mengikuti sesi diskusi maupun praktik lapangan.

Kominfo Belitung Dorong Generasi Kreatif dan Produktif

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, Kasimin, menjelaskan bahwa program Media Center Goes to School merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Media Center Goes to School di SMPN 1 Badau, Kominfo Belitung Dorong Pelajar Cerdas Digital dan Kreatif Berkarya

Menurutnya, generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan arah dan nilai positif dalam penggunaan teknologi.

“Media Center Goes to School ini salah satu langkah kebijakan pemerintah daerah bagaimana menularkan ilmu-ilmu kepada siswa-siswi di sekolah,” ungkap Kasimin.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital seharusnya menjadi peluang bagi pelajar untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan, bukan justru terjebak dalam penggunaan media sosial yang negatif.

Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Belitung memperkenalkan bagaimana smartphone dapat dimanfaatkan sebagai alat produksi konten kreatif yang bermanfaat.

“Kominfo ini mencoba untuk memberikan senjata kepada siswa-siswi sekolah, bagaimana dengan smartphone dapat menciptakan atau berkarya melalui lensa kamera.

Kedepan kita coba untuk memanfaatkan handphone kita agar menghasilkan, bercerita dan memberikan nilai positif,” tambahnya.

Belajar Sinematografi dari Smartphone

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian siswa adalah pengenalan dasar-dasar sinematografi dan editing video menggunakan telepon pintar.

Para peserta diajak memahami teknik pengambilan gambar, komposisi visual, pencahayaan sederhana, hingga proses penyuntingan video langsung melalui aplikasi di smartphone.

Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi hal baru yang membuka pandangan mereka tentang dunia kreatif digital.

Tidak sedikit siswa yang mulai menyadari bahwa kemampuan membuat video atau konten visual kini menjadi keterampilan penting di era modern.

Apalagi di tengah pesatnya perkembangan platform digital seperti video pendek, podcast visual, hingga konten edukasi berbasis media sosial, kemampuan kreatif menjadi salah satu peluang besar bagi generasi muda.

See also  Infinix Zero 5G 2023: Ponsel 5G Terbaru dengan Teknologi Terdepan

Program ini pun dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri siswa untuk mulai berkarya secara positif dan produktif.

Pendidikan Digital Harus Menyentuh Daerah

Pelaksanaan Media Center Goes to School di Badau juga menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya penting bagi pelajar di perkotaan, tetapi juga harus menjangkau sekolah-sekolah di wilayah kecamatan dan daerah pinggiran.

Pemerataan akses pengetahuan digital menjadi hal penting agar seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama dalam menghadapi tantangan era teknologi.

Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi digital di dunia pendidikan memang berkembang sangat cepat. Penggunaan perangkat digital, media pembelajaran daring, hingga kreativitas berbasis teknologi menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan modern.

Namun, tanpa pendampingan yang baik, penggunaan teknologi juga berpotensi membawa dampak negatif bagi anak-anak dan remaja.

Karena itu, edukasi seperti yang dilakukan Diskominfo Belitung dianggap sebagai langkah preventif sekaligus produktif dalam membentuk karakter generasi digital yang sehat.

Smartphone Bukan Hanya Alat Hiburan

Fenomena penggunaan smartphone di kalangan pelajar kerap memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua dan guru. Tidak sedikit anak-anak yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain game atau mengakses hiburan digital tanpa kontrol.

Namun melalui kegiatan ini, pelajar diajak melihat sisi lain dari teknologi.

Smartphone diperkenalkan sebagai alat untuk belajar, berkarya, mendokumentasikan cerita, bahkan membangun masa depan melalui kreativitas digital.

Banyak profesi baru lahir dari dunia digital, mulai dari kreator konten, editor video, fotografer digital, hingga pengembang media kreatif.

Karena itu, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak dan produktif menjadi modal penting bagi generasi muda.

Membangun Karakter Generasi Digital yang Positif

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga membawa pesan moral tentang pentingnya membangun karakter positif di ruang digital.

Pelajar diajak memahami bahwa media sosial bukan tempat untuk menyebar kebencian, perundungan, atau informasi palsu.

See also  Dari Kater ke Kapal Modern ; Revolusi Dunia Perahu, Cara Manusia Menaklukkan Air

Sebaliknya, media digital harus menjadi ruang berbagi inspirasi, kreativitas, edukasi, dan nilai-nilai positif.

Di tengah maraknya konten negatif yang mudah diakses anak-anak, pendidikan literasi media menjadi benteng penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang menyesatkan.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika komunikasi digital, menghormati privasi orang lain, serta berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

Antusiasme Siswa Warnai Kegiatan

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa terlihat aktif bertanya dan mencoba langsung teknik pengambilan gambar menggunakan smartphone masing-masing.

Beberapa siswa bahkan tampak antusias ketika diminta membuat video pendek sederhana sebagai bagian dari praktik lapangan.

Keceriaan dan rasa ingin tahu para peserta menjadi bukti bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik lebih mudah diterima oleh generasi muda.

Guru-guru yang hadir pun menyambut positif kegiatan tersebut karena dianggap mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran formal di kelas.

Harapan untuk Masa Depan Pendidikan Digital Belitung

Program Media Center Goes to School diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Banyak pihak berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Belitung.

Di era persaingan global saat ini, kemampuan literasi digital menjadi salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki generasi muda.

Bukan hanya sekadar mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara cerdas, kreatif, aman, dan produktif.

Melalui langkah-langkah kecil seperti pelatihan media kreatif di sekolah, pemerintah daerah dinilai sedang menanam benih penting untuk masa depan generasi Belitung.

Karena sesungguhnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya dalam menghadapi perubahan zaman.

Dan di ruang kelas sederhana SMP Negeri 1 Badau hari itu, semangat perubahan itu tampak mulai tumbuh dari tangan-tangan muda yang belajar melihat dunia melalui lensa kamera smartphone mereka sendiri. | TarbiyahPost.Com | */Redaksi | *** |